Selasa, 08 Agustus 2023

WAHAI ANAK KU...? ENGKAU INFESTASI AKHIRAT KU..!

     

  Allah SWT, menciptakan adanya laki- laki dan perempuan yang pada akhirnya akan dipersatukan dalam bingkaian ikatan rumah tangga yang berdasarkan ikatan resmi menurut Negara dan Agama. rumah tangga adalah menyatukan dua insan yang satu dan lainya memiliki pemikiran, perinsip hidup yang memiliki perbedaan. 

    Dengan adanya perbedaan tersebut maka dengan ikatan pernikahan melepaskan keegoisan kedua insan yang pada akhirnya menyatukan kedunya dengan satu pemikira, perinsip dan sebagainya. sehingga terbentuk keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warohmah. 

    Rumah tangga yang lengkap adalah rumah tangga yang meliputi adanya, Ayah sebagai kepala rumah tangga dan pencari nafkah buat keluarganya, Ibu sebagai pendamping kehidupan seorang suami dalam meniti kehidupan rumah tangga, anak sebagai penerus keberlanjutan keturunan dan infestasi sebuah rumah tangga.

    Dalam hubungan rumah tangga tidaklah lengkap dan bahagia tampa kehadiran sangbuahati ditengah-tengah kehidupanya. anak- anak yang dilahirkan dari rahim seorang istri akan mendatangkan pahala yang besar bagi ayah dan ibunya. dan kelahiran seorang anak membawa suka cita yang teramat besar bagi pasangan suami dan istri.

    Allah SWT memberikan keturunan ditengah keluarga kita, merupakan amanah yang tidak ada bendingan  dengan seluruh kekayaan yang manusia miliki, seorang ayah akan memberikan dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan sang buah hati, tidak mengenal hujan, panas, siang dan malam, dan tidak jarang menempuh jalan yang bertentanggan dengan hukum.

    Tidak kalah dengan perjuangan seorang ayah, ibu memiliki peran yang sangan mendasar dalam tumbuh kembang seorang anak. karena dari rahim ibulah lahirnya seorang anak. terkadang ibu menahan lelahnya saat megandung, menahan laparnya saaat anak menagis, menahan emosinya dilaka anak mengalami kesulitan, dan mengutamakan kesehatan anaknya dari pada dirinya sendiri, meyusui samapai dua tahun demi kesehatan anak- anaknya. hal ini sesuia dengan Fiman Allah SWT dalam Al Quraan Surah Al- Lukman ( 31 ) ayat 14.

     Artinya : "Kami mewasiatkan kepada manusia ( agar berbuat baik ) kepada kedua oarang tuanya.   ibunya telah mengangdungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah dan menyapihnya dalam dua tahun, :Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada orang tua mu". hanya kepada-Ku kamu kembali." 

       Wahai seorang ayah dan ibu. tidaklah anak- anak yang telah dilahirkan akan menjadi infestasi berharga dalam kehidupan didunia maupun dikahirat jika kita tidak memberikan contoh dan tauladan yang baik didalam kehidupan berumah tangga. karena pendidikan pertama dalam kehidupan seorang anak adalah rumah tangga itu sendiri. setelah pendidikan dan penanaman ahlak yang baik maka kita berharap kepada Allah SWT semoha menjadikan generasi yang soleh dan sholehah.

        Wahai anak- anakku engakau adalah infestasi terbesar yang masing- masing kelurga miliki, yang bisa membawa kedua orang tuanya selamat dunia dan akhirat, atau mendapat azab atas kelakuan anak- anak kita. karena disaat kita masih hidup ataupun setalah kita kembali kepada Allah SWT doa meraka merupan salah satu yang paling kita tunggu dan harapkan dialam kubur.  

      Dari Abu Hurairah r.a Nabi Muhammad SAW bersabda : " Apabila anak adam telah meninggal/ mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga ( amal ) ini : Sedekah Jariah, Ilmu yang bermanfaat bagi semua orang, dan anak yang senantiasa mendo'akan dia ".  ( HR. Muslim )

       Semoga kita dan keluarga kita bahagiakan baik didunia dan akhirat kelak. dan dipersatuakan didalam surganya yang membuat bahagia yang abadi. Aamiin


        



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MASIH SOMBONG...? INGAT ASALMU..!!

                                                                                            K ehidupan yang kita jalani sebagai manusia cipt...