Jumat, 11 Agustus 2023

MASIH SOMBONG...? INGAT ASALMU..!!

 

                                                               

        Kehidupan yang kita jalani sebagai manusia ciptaan Allah SWT, tidak mudah dan penuh dengan sekenario dan godaan dari dalam diri maupun yang datangnya dari setan yang terkutuk. berdasarkan dua hal tersebut tidak jarang manusia terjerumus dalam keburukan, seperti buruknya tingkah dan laku , mersa paling benar, meras paling tampan atau cantik, merasa paling kaya tau mungkin kita merasa paling lebih mengetahui dari pada orang lain. 

        Bukankah kita ketahui bahwa sifat- sifat tersebut merupakan bahagian dari panah- panah setan yang menggoda setaip manusia yang lupa akan sejati dirinya.kesombongan yang dimiliki oleh setan yang terlaknat, yang telah Allah SWT kisahkan kepada kita untuk menjadi pelajaran buat manusia, kita juga masih ingat sejarah tentang kesombongan Fir'aun yang mengaku dirinya sebagai Tuhan yang harus di sembah oleh masyarakatnya pada saat itu.

        Apa yang terjadi kepada mereka, kedua contoh makhluk Allah SWT ini tergolong makhluk yang durhaka kepada Allah SWT. apa yang bisa kita anggarkan dari diri kita yang hina ini. jika di bandingkan dengan keagungan Allah SWT. dalam hal ini dapat kita lihat malalui Asmaul Husna Allah Ar- Rahim =Yang Maha Pengasih, Al Ghaffar = Yang Maha Pengampun, Al Qahhaar = Yang Maha Mehalukkan Sesuatu, Ar Razzaaq = Yang Maha Pemberi Rezeki,  Al A'alim = Yang Maha Mengetahui, Al Azhiim = Yang Maha Agung, Al Haqq = Yang Maha Benar, Al Ahad = Yang Maha Esa. dan masih banyak lagi keagungan Allah SWT tersebut.  

       Masihkah kita mau menyombongkan diri kepada sesama makhluk ciptaan Allah SWT atau kita mau menyombongkan diri kita kepada Yang Maha Pencipta, jika itu ada dalam hati kita berarti kita tergolong orang yang sombong. Hai.... kita manusia coba kita simak Firman Allah SWT dalam Al- Qur'an surah Al- Mu'minun ( 23 ) ayat 12-14 '

     Artinya : " ( 12 ) Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari sari pati ( yang berasal ) dari tanah. ( 13 ) Kemudaian, Kami jadikan air mani didalam tempat yang kokoh ( rahim ). ( 14 ) Kemuadin, air mani itu  Kami jadikan sesuatu yang menggantung ( darah ). Lalu. segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, Lalu, tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudaian, Kami menjadikan makhluk yang ( berbentuk ) lain. Maha Suci Allah sebaik- baik pencipta". 

     Wahai kita manusia sejatinya kita berasal dari tanah yang berbentuk cairan yang hina, masihkah kita dapat menyombongkan diri karean yang kita miliki hari ini. melalui tulisan ini mari kita intropeksi diri kita masing- masing agar kita tergolong sebagai makhluk Allah SWT yang mendapat Ampunan-Nya Aamiin.  

Kamis, 10 Agustus 2023

Hai...? Kamu Jomblooooo ! Nikah dong....


 

Kemuliaan hanya milik Allah SWT yang memiliki alam dan seisinya, Salawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang membawa Risalah kebenaran yang membuat manusia hidup dengan tatanan kehidupan yang jauh lebih baik. 

Indahnya kehidupan dinunia merupakan anuggerah yang tidak dapat kita tebus dengan seluruh kekayaan yang kita miliki, Allah SWT menitipkan kepada kita tampa memminta balasan apabila kita mengambil manfaat atas semua karunia di alam ini.

Keindahan yang telah Allah SWT ciptakan jika kita mau telaah semuanya saling memiliki pasangan satu sama yang lain, adaya siang dan malam, hujan dan panas, tinggi dan rendah, baik dan buruk, kaya dan miskin, laki-laki dan  perempuan. sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al- quran Surah Az-Zariyat ( 51 ) ayat 49 : 

    Artinya  : " Dan segala sesuatu Kami Ciptakan berpasang- pasangan agar kamu mengigat  (Kebesaran Allah )"

      Allah SWT menciptakan seluruh mahluknya berpasang- pasangan memiliki tujuan yang sangat mulia, yaitu untuk saling melengkapi satu dengan yang lainnya. kendati demikian tunjun manusia diciptakan dari jenis kelamin laki- laki dan perempuan  untuk saling kenal mengenal Allah SWT berfirman  dalam Al-Quran Surah Al- Hujurat ( 49 ) ayat 13 :

         Artinya : " Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa- bangsa dan bersuku- suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti ".

        Begitu sayangnya Allah SWT kepada kita sebagai manusia. Heeeemmm yang masih jomblo sudah mulia terarahkan dengan dalil yang diatas tadi. masih ada keraguan dipikiran kalian ya wahai jomblo... 
marikita simak sebuah Hadits nabi tentang kenapa kita tidak boleh menjadi jomblo abadi.

     Rasulullah SAW bersabda. Artinya:" Nikah termasuk Sunnahku, siapa yang tidak mengamalkan sunnahku, ia tidak termasuk golongan ku. Menikahlah kalian, karena aku bangga dengan banyaknya umatku. Barang siapa memiliki kemampuan menikah, maka menikahlah". ( H.R. Ibnu Majah )

             Wahai para jomblo.... ? masih ada auntuk kasih alasan....atau masih belum ada modal nikah wah kalau itu Allah SWT berikan jawaban untuk kalian ya.....baca...ya ..???

        Allah SWT berfirman dalam Al- Qur'an Surah An-Nur ( 24 ) ayat 32. Artinya : " Dan nikahkanlah orang- orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang- orang yang layak menikah dari hamba- hamba sahayamu yang laki- laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan Karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas ( Pemerian-Nya), Maha Mengetahui".

             Kalau kita mau jujur para jomblo yang hari ini masih setia dengan hal tersebut. karena meraka di hantui oleh pemikiran dan gaya hidup mereka. mau di lihat wah oleh keluarga, malu dengan yang semampunya untuk menikah, atau tuntutan dari keluarga calon istri atau suami yang mengakibatkan ketidak beranian atau ragu- ragu untuk menikah.
            
              Masih ada alasan lagi mau tetap ngejomblo, atau engak tahu bagai mana cari pasangan yang terbaik untuk menjadi pendamping hidup kita ini ada tips dari Nabi Muhammad SAW menganai satu keraguan kalian. 
            
            Dari Abu Hurairah, Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda :" Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya kamu beruntung" . (HR, Bukhari, Muslim dan yang lainnya )

           Untuk kamu wahai sahabat Jomblo yang masih  75 % yakin. kita liat baca lagi hadits Nabi Muhammad SAW : Artinya : "Jika seorang hamba telah menikah, berarti ai telah menyempurnakan setengah dari agamanya. Maka hendaklah ia bertaqwa kepada Allah pada setengah lainnya". ( HR. Baihaqi ). 

            Semoga dengan tulisan ini kita menjadi seorang yang yakin akan Karunia Dari Allah SWT. karena sesungguhnya Allah SWT Maha Kaya, Maha Mengetahui dan menjamin seluruh rezeki makhlu-Nya.
   
   



Rabu, 09 Agustus 2023

WHO AM I… ? FOR WHAT I WAS CREATED ?


 

Jika kita mendangar atau pernah melihat sebuah filem yang dibintangi oleh actor terkenal Jekicen yang berjudul Who Am I ?, dalam filem tersebut menceritakan tentang seorang manusia yang menanyakan jati dirinya yang dia tidak ingat. Pada akhirnya dia mendapatkan jati dirinya melalui peroses yang panjang dan penuh lika- liku. Pertanyaan Who Am I jika ditanyakan kepada kita maka jawabanya adalah…?  Allah SWT berfirman dalam Al- Qur’an Surah At- Tin ( 95 ) Ayat 4.

Artinya : “ Sungguh, kami benar- benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik- baiknya”.

Manusia merupakan penciptaan yang paling sempurna dari seluruh mahluk yang ada. Semisal hewan Penciptaan Allah SWT yang hidup, akan tetapi tidak diberi kesempurnaan seperti manusia pada umumnya, malakikat diciptakan Allah SWT tampa di titipkan kepada satuhal yakni hawanafsu, sehingga malaikat termasuk makhluk Allah SWT yang paling patuh terhadap setiap perintah Allah SWT.

Berbeda dengan yang namanya manusia, Allah SWT anuggerahkan begitu banyak kelebihan yang membuat malaikat bersujud mengakui kelebihan yang Allah SWT berikan kepada manusia itu sendiri. Hal ini sesuwai  dengan firman Allah SWT. Dalam Al-Qur’an Surah Al Baqarah ( 2 ) ayat 34.

Artinya : “ Dan ingatlah ketika kami berfirman kapada Malaikat: “ Sujudlah kalian kepada Adam maka sujudlah mereka kecuali Iblis ia engan dan takabur, dan ia termasuk golongan orang- orang yang kafir”.

Begitu mulianya dan sempurnanya Allah SWT ciptakan membuat para malaikat bersujud mengakui kelebiha yang telah diberikan dari makhluk lainya.

Setelah kita mengetahui jawaban Who Am I dari sekilas pemaparan diatas lantas muncul kemabali petanyaan For what I Was Created. Pertanyaan ini akan muncul jika kita mau mentadaburi penciptaan Allah SWT yang ada pada diri kita. Setelah kita tahu siapa kita, maka untuk apa kita diciptakan Allah SWT kemuka bumi ini, apakah kita diciptakan hanya untuk hidup bersenang- sengang, bermegah- megahan atau bermaksiat, bertingkahlaku tampa batas dan aturan. Jika demikian adanya maka yang terjadi adalah ketidak kebermanfaatan kita diciptakan Allah SWT.

Marilah kita menelisik firman Allah SWT tentang perntanyaan For what I Was Created dalam Al- Qur’an Surah Adz- Dzariat ( 51 ) ayat 56.

 Artinya : “ Tidaklah Aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepada- Ku”.

Berdasarkan dalil yang terdapat diatas jawaban yang pasti atas pertanyaan For what I Was Created terjawab dengan sempurna tidak ada lagi yang dapat membantah atau mumutar balikkan fakta For what I Was Created . semoga kita menjadi Insan yang sadar akan ketentuan Who Am I, For what I Was.  Mudah- mudahan bacaan ini bermanfaat untuk kita semua aamiin.

Selasa, 08 Agustus 2023

WAHAI ANAK KU...? ENGKAU INFESTASI AKHIRAT KU..!

     

  Allah SWT, menciptakan adanya laki- laki dan perempuan yang pada akhirnya akan dipersatukan dalam bingkaian ikatan rumah tangga yang berdasarkan ikatan resmi menurut Negara dan Agama. rumah tangga adalah menyatukan dua insan yang satu dan lainya memiliki pemikiran, perinsip hidup yang memiliki perbedaan. 

    Dengan adanya perbedaan tersebut maka dengan ikatan pernikahan melepaskan keegoisan kedua insan yang pada akhirnya menyatukan kedunya dengan satu pemikira, perinsip dan sebagainya. sehingga terbentuk keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warohmah. 

    Rumah tangga yang lengkap adalah rumah tangga yang meliputi adanya, Ayah sebagai kepala rumah tangga dan pencari nafkah buat keluarganya, Ibu sebagai pendamping kehidupan seorang suami dalam meniti kehidupan rumah tangga, anak sebagai penerus keberlanjutan keturunan dan infestasi sebuah rumah tangga.

    Dalam hubungan rumah tangga tidaklah lengkap dan bahagia tampa kehadiran sangbuahati ditengah-tengah kehidupanya. anak- anak yang dilahirkan dari rahim seorang istri akan mendatangkan pahala yang besar bagi ayah dan ibunya. dan kelahiran seorang anak membawa suka cita yang teramat besar bagi pasangan suami dan istri.

    Allah SWT memberikan keturunan ditengah keluarga kita, merupakan amanah yang tidak ada bendingan  dengan seluruh kekayaan yang manusia miliki, seorang ayah akan memberikan dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan sang buah hati, tidak mengenal hujan, panas, siang dan malam, dan tidak jarang menempuh jalan yang bertentanggan dengan hukum.

    Tidak kalah dengan perjuangan seorang ayah, ibu memiliki peran yang sangan mendasar dalam tumbuh kembang seorang anak. karena dari rahim ibulah lahirnya seorang anak. terkadang ibu menahan lelahnya saat megandung, menahan laparnya saaat anak menagis, menahan emosinya dilaka anak mengalami kesulitan, dan mengutamakan kesehatan anaknya dari pada dirinya sendiri, meyusui samapai dua tahun demi kesehatan anak- anaknya. hal ini sesuia dengan Fiman Allah SWT dalam Al Quraan Surah Al- Lukman ( 31 ) ayat 14.

     Artinya : "Kami mewasiatkan kepada manusia ( agar berbuat baik ) kepada kedua oarang tuanya.   ibunya telah mengangdungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah dan menyapihnya dalam dua tahun, :Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada orang tua mu". hanya kepada-Ku kamu kembali." 

       Wahai seorang ayah dan ibu. tidaklah anak- anak yang telah dilahirkan akan menjadi infestasi berharga dalam kehidupan didunia maupun dikahirat jika kita tidak memberikan contoh dan tauladan yang baik didalam kehidupan berumah tangga. karena pendidikan pertama dalam kehidupan seorang anak adalah rumah tangga itu sendiri. setelah pendidikan dan penanaman ahlak yang baik maka kita berharap kepada Allah SWT semoha menjadikan generasi yang soleh dan sholehah.

        Wahai anak- anakku engakau adalah infestasi terbesar yang masing- masing kelurga miliki, yang bisa membawa kedua orang tuanya selamat dunia dan akhirat, atau mendapat azab atas kelakuan anak- anak kita. karena disaat kita masih hidup ataupun setalah kita kembali kepada Allah SWT doa meraka merupan salah satu yang paling kita tunggu dan harapkan dialam kubur.  

      Dari Abu Hurairah r.a Nabi Muhammad SAW bersabda : " Apabila anak adam telah meninggal/ mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga ( amal ) ini : Sedekah Jariah, Ilmu yang bermanfaat bagi semua orang, dan anak yang senantiasa mendo'akan dia ".  ( HR. Muslim )

       Semoga kita dan keluarga kita bahagiakan baik didunia dan akhirat kelak. dan dipersatuakan didalam surganya yang membuat bahagia yang abadi. Aamiin


        



KELUARGAKU JAGAN AJAK AKU KENERAKA

 

Allah SWT adalah Rabb yang layak dan satu- satunya yang Wajib disembah tidak sekutu baginya, dan tida yang palingsempurna Maha Pencipta selain Allah SWT. Segala sesuatu yang diciptakan Allah SWT, memiliki tujuan dan pula manfaat bagi siapa saja yang mengetahui dan mencari tahu akan tujuan tersebut.

            Allah SWT menciptakan segala sesuatu berpasang- pasangan dan berkembang sesuai caranya masing- masing. Ketika Allah SWT, menciptakan manusia yang pertama  yakni Nabi Adam AS. Didalam syurga yang telah dijamin oleh Allah akan kebahagaiannya yang tidak pernah putus dan habis dimakan oleh waktu dan zaman.

            Akan tetapi Allah SWT, melihat dan mengetahui bahwa hamba-Nya Nabi Adam AS ada yang tidak lengkap dari dirinya. Dengan kasih dan sayang Allah SWT. Untuk  melengkapi kegundah gulanaan Nabi Adam As maka Allah SWT menciptakan pula wanita pertama yakni Hawa. Disinilah permulaan kejadian- demikejadian yang membuat pada akhirnya Nabi Adam AS dan Hawa di campakan oleh Allah SWT kedunia karena kedurhakaan melanggar larangan Allah SWT.

            Jika kita ingin bercermin dari kisah dari Nabi Adam AS dan Hawa yang terlempar atas kesalahan yang terjadi pada saat itu, jika kita hubungkan dalam kehidupan kita yang telah deberikan oleh Allah SWT. Berupa  keluarga, yang terdiri dari istri dan anak- akan keturunan kita yang kesemua itu akan dimintai pertangung jawaban di hadapan pengadilan Allah SWT.

            Setelah amanah itu diberikan makan timbul pertanyaan bagaimana agar kita dapat memepertangung jawabakan seluruh anggota keluarga kita didepan pengadilan yang Maha Adil. Tidak mampu lagi kita berdusta dengan lisan yang  kita pergunakan selama hidup didunia.

            Keluarga merupakan bagian yang paling berharga dan infestasi bagi kita sebagi kepala rumah tangga. Jika kita mengarahkan dan memberikan pendidikan Agama dan Tauhid yang benar sesuai dengan tuntunan Allah SWT yang disampaikan  Oleh Nabi Muhammad SAW, maka beruntungnya kita seabagai kepala rumah tangga, dan kemungkinan selamat kita menjalani pengadilan Allah SWT jauh lebih mudah.

            Akan tetapi jika keluarga kita hanya cukup kita berukan nafkah secara materi dan mengabaikan penanaman nilai- nilai Agama dan Tauhid yang benar ditengah- tengah kehidupan berkeluarga makan yang terjadi adalah ketidak adanya aturan dan norma dalam kehidupan berumah tangga. Contohnya : istri tidak menghoramati suami, lupa  tugasnya sebagi istri, membiarkan istri- istri kita mengumbar auratnya di hadapan orang yang bukan mahramnya, membiarkan pergaulan yang tak terkendali yang dijalankan oleh anak- anak kita. Tidak mengajarkan dan mencontohkan bagai mana cara beribadah kepada Allah SWT.  Sehingga mereka tidak memiliki rasa kepatuahan dan kekahwatiran akan balasan dan janji Allah SWT.

            Bukankah kita sebagai seorang kepala rumah tangga sudah diberikan informasi oleh Allah SWT yang terdapat dalam Al- Qur’an Surah At- Tahrim ( 66 ) ayat (6).

Artinya : “ Hai orang- orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malailakat- malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan “

            Melalui firman Allah SWT yang terdapat diatas semoga kita dapat menjaga dan memeberikan pendidikan dan pemahaman yang mengarahkan seluruh anggota keluarga kita , dan tidak menarik kita kapada neraka-Nya yang disediakan bagi orang- orang yang melampaui batas.

MASIH SOMBONG...? INGAT ASALMU..!!

                                                                                            K ehidupan yang kita jalani sebagai manusia cipt...